Mengapa Internet Marketing Penting?

marketing

Mengapa internet marketing penting? Mengapa harus internet marketing? Mengapa harus bisnis online? Apa keunggulan internet marketing? Sebenarnya banyak sekali keunggulan-keunggulan yang dimiliki bisnis online atau bisnis yang dipasarkan melalui internet.

Beberapa keunggulan-keunggulan dari bisnis online:

  • Target Pasar Yang Luas
  • Modal Relatif Kecil
  • Waktu Dan Tempat Yang Fleksibel
  • Resiko Relatif Kecil

Target Pasar Yang Luas. Internet tidak memandang batas-batas wilayah atau negara. Tidak ada satu negarapun di dunia ini yang tidak dijangkau internet. Internet dapat diakses oleh siapapun dan dari belahan dunia manapun.

Meskipun di beberapa negara penggunaannya sangat diawasi dan dibatasi, namun jumlahnya tidak seberapa jika kita bandingkan dengan banyaknya negara yang memberikan kebebasan warganya untuk menggunakan internet. Artinya pasar dunia masih terbuka luas untuk kita masuki. Luas dalam pengertiannya disini bukan hanya luas secara geografis atau wilayah saja, tapi makna yang benar-benar luas.

Secara demografis kita dapat mengelompokkan pasar berdasarkan umur, ras, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan sebagainya. Kita bisa membagi pasar secara psikografis berdasarkan minat, hobi, sikap, sampai kepada tingkah laku dari satu individu tertentu. Proses mengelompokkan pasar berdasarkan variabel tertentu dalam dunia marketing biasa disebut dengan segmentasi pasar.

Dengan proses segementasi ini, diharapkan natinya kita dapat menemukan pasar yang lebih spesifik dan potensial atau biasa disebut dengan ceruk pasar (niche market). Niche market adalah pasar terkecil dari pasar yang begitu luas namun tetap berpotensi besar menghasilkan keuntungan. Menariknya semua proses menemukan ceruk pasar itu dapat dilakukan dengan mudah melalui internet. Internet sangat membantu kita menyentuh target pasar secara personal atau lebih dekat lagi dengan mudah.

Modal Relatif Kecil Jika dibandingkan dengan bisnis offline atau bisnis konvensional lainnya yang tidak dijalankan secara online, maka modal awal bisnis online relatif sangat kecil. Sebagai contoh misalkan saja kita ingin membuka toko komputer. Coba kita susun dan lihat sendiri apa-apa saja yang dibutuhkan sebelum toko kita benar-benar berdiri dan beroperasi dengan baik. Pertama, kita butuh stok komputer beserta aksesorisnya. Kemudian kita juga butuh tempat atau ruko untuk meletakkan atau memajang produk-produk. Kita juga butuh karyawan, dan inventaris-inventaris lainnya untuk mendukung kelancaran bisnis kita. Hampir bisa dipastikan kesemuanya itu butuh modal yang tidak sedikit.

Sementara untuk membangun sebuah toko online yang kita butuhkan hanya seperangkat komputer yang terkoneksi ke internet. Dan sebuah website dengan sistem yang mampu menangani penjualan atau transaksi penjualan dengan baik. Jika dihitung mungkin modalnya hanya puluhan juta rupiah. Apalagi jika Anda mampu membuat sistem website sendiri yang sebenarnya caranya juga tidak terlalu sulit. Akan semakin banyak biaya yang berhasil kita hemat dengan membuka satu toko online. Begitu juga dalam proses pemasarannya, jika kita paham dengan strategi marketing di internet maka kita bisa menjalankannya sendiri. Dan kalaupun Anda harus menggunakan jasa orang lain, saya yakin biaya yang dibutuhkan juga tidak sebesar biaya pemasaran dengan metode konvensional.

Waktu Dan Tempat Yang Fleksibel. Bisnis online dapat dijalankan kapan saja dan dimana saja. Internet aktif 24 jam sehari. Kita bisa menjalankannya pagi, siang, malam, atau kapanpun kita mau. Kita juga bisa menjalankannya di rumah, di kantor, di cafe, di warung, atau dimana saja, selama perangkat yang kita pakai memungkinkan terkoneksi ke internet. Dimana ada koneksi, disitu Anda bisa menjalankan bisnis online.

Diawal-awal memulainya, mungkin kita belum bisa fulltime menjalankan bisnis online. Mungkin karena kesibukan sebagai karyawan atau mahasiswa. Tak jadi masalah, kita cuma perlu menyisihkan sedikit waktu sesuai dengan kebutuhan. Karena di bisnis online, kitalah yang menentukan jam kerja sendiri. Kita bisa menjalankan bisnis online sendiri, tanpa karyawan, dan tanpa bantuan orang lain.

Selama internet masih ada, selama orang lain masih bisa mengakses situs kita, selama orang lain masih bisa menerima pesan-pesan marketing kita, maka selama itu pula bisnis kita akan terus berjalan.

Resiko Relatif Kecil Karena modal awal membangun bisnis ini relatif kecil, maka ini berbanding lurus dengan resikonya yang juga relatif kecil. Seandainya hal terburuk terjadi pada bisnis kita dan bangkrut, resiko kehilangan uang yang kita investasikan juga tidak terlalu besar. Karena memang modal yang kita keluarkan juga tidak terlalu besar, khususnya untuk produk digital.

Modus penipuan di kalangan penjual yang mungkin saja terjadi misal penjual tidak mengirimkan barang yang sudah dipesan atau produk yang dikirimkan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan. Sementara di kalangan pembeli, pembeli mangkir tidak mau membayar barang yang sudah ia terima.

Pemerintah secara resmi telah mengeluarkan Undang-Undang (UU) Perdagangan yang disahkan DPR yang secara garis besar menyebutkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementrian Komunikasi dan Informatika akan memberikan label terdaftar pada badan usaha yang melakukan aktifitas perdagangan secara online. Aturan ini mewajibkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang melakukan aktifitas perdagangan secara online membayar pajak 2 kali yakni pungutan pajak secara umum dan pungutan pajak untuk transaksi online. Dengan diberlakukannya peraturan ini kita berharap modus-modus penipuan yang cukup marak terjadi di internet dapat diminimalisir. Itu artinya resiko bagi penjual dan pembeli akan semakin kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *