Cara mulai menjalankan bisnis online

memulai bisnis

Setiap orang pasti memiliki cara sendiri untuk memulai menjalankan bisnis online, apalagi jika berbicara tentang strategi marketing. Ada yang berpendapat strategi SEO lebih baik, ada lagi yang bilang Sosial Media lebih baik. Tapi sebenarnya strategi apapun yang kita pakai masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Sebagai seorang Marketer kita perlu mengetahui semua strategi tersebut, meskipun nantinya kita hanya berfokus ke salah satu strategi yang menurut kita paling efektif dan paling mudah kita jalankan.

Secara umum ada 5 langkah untuk memulai bisnis online. Ini tidak mutlak, kita bisa mulai dari mana saja sesuai dengan situasi dan kondisi. Berikut 5 langkah bisnis online:

Langkah pertama adalah melakukan riset pasar. Riset pasar adalah proses yang dilakukan secara sistematis untuk mengumpulkan informasi mengenai pasar itu sendiri. Informasi yang dikumpulkan digunakan sebagai masukan atau insight untuk membantu mengambil keputusan, mencari pasar potensial, mengurangi resiko kegagalan, atau efisiensi sumber daya yang ada. Riset pasar dapat kita lakukan melalui internet dengan memanfaatkan perangkat atau website riset yang tersedia di internet. Atau secara manual dengan mengamati perilaku pasar dan menggunakan perangkat-perangkat riset offline.

Langkah selanjutnya adalah membuat produk atau mendapatkannya dari orang lain. Produk bisa berupa barang atau jasa, barang digital atau fisik, jasa online atau offline. Bisnis apapun itu mutlak harus memiliki produk. Karena dari sinilah penghasilan itu berasal. Penghasilan kita peroleh dengan cara menjual produk yang kita miliki. Sulit bagi seorang pebisnis untuk menghasilkan uang jika tidak punya produk. Sederhannya, orang lain tidak mungkin mau menyerahkan uangnya begitu saja kepada kita, tanpa ada balasan yang setimpal dari nilai uang yang dikeluarkannya.

Langkah ketiga adalah membangun website. Ini sebenarnya tidak mutlak harus dimiliki. Meskipun namanya bisnis online tapi Anda juga bisa menjalankannya tanpa website sendiri. Ya… dengan cara promosi di website-website milik orang lain. Misalnya dengan memasang iklan, menulis artikel di website orang lain, buat status di Facebook, buat video di Youtube, dan strategi lainnya yang cukup banyak yang bisa Anda lakukan.

Trafik diperlukan jika kita menjalankan bisnis online menggunakan website. Trafik adalah pengunjung yang datang ke website kita. Diharapkan dengan semakin banyak trafik maka semakin banyak orang yang tau tentang produk Anda. Dan kalau sudah banyak orang yang tau, harapannya semakin banyak pula orang yang membeli produk Anda. Ya… ujung-ujungnya uang. Di bisnis online Trafik sama dengan uang. No Trafik No Money. Trafik membantu kita menentukan besaran konversi yang berhasil diraih. Trafik yang datang dari target pasar yang sesuai, berpotensi mendatangkan penjualan yang besar. Banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk mendatangkan trafik.

Langkah terakhir adalah konversi. Apa itu konversi? Konversi sederhananya adalah seberapa banyak pengunjung yang melakukan aksi yang kita harapkan. Aksi disini bisa berupa pembelian, klik iklan, pendaftaran member, atau mungkin yang lainnya. Konversi biasa diukur dalam satuan persen. Konversi adalah hasil bagi jumlah produk yang laku terjual dengan jumlah trafik dikali seratus persen. Misalnya, jika ada 10 orang dari 100 pengunjung yang membeli produk Anda, maka konversi yang kita miliki sebesar 10%. Konversi digunakan sebagai alat untuk mengukur seberapa efektifkah promosi yang sudah Anda lakukan, seberapa baikkah tampilan atau sistem website kita, seberapa besar minat pasar terhadap produk kita, atau untuk membantu menyesuaikan budget iklan yang kita miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *